TMJ Disorders (Gangguan Sendi Rahang)
Oleh: adminregtim - Thu Feb 16, 7:57 am

- 3021 views
- Tweet
Temporomandibular joint (TMJ) disorders atau gangguan sendi rahang menyebabkan nyeri pada sendi temporomandibular (TMJ). TMJ merupakan sendi yang ada pada setiap sisi kepala di depan telinga, di mana tulang rahang bawah bertemu dengan tulang tengkorak. Sendi tersebut memungkinkan untuk berbicara, mengunyah, dan menguap.
Gangguan sendi rahang bisa disebabkan oleh berbagai masalah, termasuk radang sendi, cedera rahang, atau kelelahan otot. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit dan ketidaknyamanan yang berhubungan dengan gangguan sendi rahang bisa dikurangi dengan perawatan sendiri atau perawatan tanpa pembedahan.
Gangguan sendi rahang parah mungkin perlu diobati dengan intervensi pada gigi atau bedah.
Penyebab
Sendi temporomandibular menggabungkan gerakan engsel dengan gerakan geser. Bagian-bagian tulang yang berinteraksi di sendi ditutupi dengan tulang rawan dan dipisahkan oleh disk yang menyerap goncangan kecil, yang membuat gerakan halus.
Gangguan sendi rahang dapat terjadi jika:
1. Disk terkikis atau bergerak keluar dari keselarasan yang tepat.
2. Tulang rawan sendi yang rusak oleh karena arthritis.
3. Sendi rusak oleh pukulan atau dampak lainnya.
4. Otot-otot yang menstabilkan sendi menjadi lelah karena terlalu banyak pekerjaan, yang dapat terjadi jika kerot.
Dalam banyak kasus, penyebab gangguan sendi rahang tidak jelas.
Gejala
Tanda dan gejala gangguan TMJ meliputi:
1. Sakit atau nyeri rahang
2. Sakit di dan sekitar telinga
3. Kesulitan mengunyah atau ketidaknyamanan saat mengunyah
4. Sakit pada wajah
5. Sendi mengunci, sehingga sulit untuk membuka atau menutup mulut
6. Sakit kepala
7. Gigitan tidak nyaman
8. Sebuah gigitan yang tidak rata, karena satu atau lebih gigi yang membuat kontak prematur
Gangguan sendi rahang juga dapat menyebabkan suara klik (clicking) ketika membuka atau menutup mulut, dan mengunyah. Tetapi jika tidak ada rasa sakit atau pembatasan gerak yang berhubungan dengan rahang yang clicking, maka mungkin tidak memiliki gangguan sendi rahang.
Pengobatan
Dalam beberapa kasus, gejala gangguan TMJ dapat hilang sendiri tanpa pengobatan. Jika gejala terus berlangsung, dokter mungkin merekomendasikan obat atau suatu alat yang disebut bite guard untuk membantu agar tidak melakukan kerot di malam hari. Dalam kasus yang sangat jarang, pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti sendi.
Obat yang biasa diresepkan oleh dokter untuk gangguan TMJ, antara lain:
1. Obat penghilang rasa sakit
2. Antidepresan trisiklik
3. Relaksan otot
4. Kortikosteroid
5. Botulinum toksin
Terapi lain yang biasa digunakan untuk menangani gangguan TMJ, antara lain:
1. Bite guard
2. Terapi perilaku kognitif
Prosedur lainnya yang biasa digunakan untuk menangani gangguan TMJ, antara lain:
1. Perawatan korektif pada gigi
2. Arthrocentesis
3. Bedah
Sumber: MayoClinic
- 0 Comments
- 3021 views
Print

